10:29 AM -
AKB48
AKB48
AKB48 Undercover (Part 2)
Member juga harus menjalani serangkaian jadwal yang super
padat, mulai membintangi iklan, merilis single pribadi, menghadiri mini show di
theater hingga membintangi berbagai acara TV yang berbau AKB belum lagi mereka
juga harus berlaitih gerakan dan suara baik untuk album atau pun untuk Mega
Konser yang rutin di gelar tiap tahunnya. Jelas, kehidupan yang demikian ini
sangat memeras tenaga, waktu dan otak. Tak jarang member yang jatuh sakit
akibat terlalu memaksakan diri. Kondisi ini juga di perparah dengan beberapa
skandal yang melibatkan member AKB sendiri dan peraturan di 48 grup yang di
ciptakan oleh Aki-P diantaranya adalah member dilarang keras melibatkan diri/
terlibat dalam sebuah skandal/ kasus yang akan mencoreng citra dan nama AKB48
dan seluruh sister grup nya. Hal ini justru memicu permasalahan baru, di mana
member-member merasa ingin meluapkan perasaannya dengan terlibat pada sebuah
konflik/ skandal. Sebenarnya, aturan Aki-P ini sangatlah tepat jika di kaitkan
dengan sikap Aki-P yang ingin AKB dan grup lainnya menjadi grup yang
benar-benar bersih dari berita negative apalagi dunia entertainment sungguh
sangatlah keras dengan adanya sikap saling menjatuhkan satu dan yang lain untuk
berada di puncak popularitas. Apalagi jika di tilik dari segi popularitas, AKB
adalah mimpi buruk bagi para pesaingnya karena AKB telah kukuh dan rutin
merajai tangga income/ pemasukan dari penjualan album dan dana selama
bertahun-tahun sejak berdiri.
Dari ketatnya peraturan yang berlaku di AKB48, tidak heran
banyak sekali member yang memutuskan untuk Graduate/ lulus (keluar dari AKB48/
sister grup lainnya). Mulai dari akibat ulahnya yang terlibat skandal, ingin
melanjutkan sekolah (beberapa member yang telah masuk AKB/ sister grup lainnya
di paksa untuk meninggalkan sekolah guna mengikuti jadwal AKB48 walau pun semua
itu tergantung dari popularitas member tersebut. Semakin popular member semakin
sedikit waktu untuk hidup, semakin tidak popular member, semakin banyak waktu
untuk hidup dan semakin jauh dari lirikan menjadi bintang iklan dsb), ingin
melebarkan karir menjadi aktris/ penyayi solo professional. Dengan banyaknya
member yang graduate atau yang akan graduate membuat AKB48 di paksa harus
melakukan regenerisasi agar terus menjadi raksasa entertainment. Namun, bagi
saya pribadi, AKB dan sister grupnya tidak lain adalah sebuah akademi pelatihan
menjadi idol atau bintang di dunia entertainment. Disana mereka di latih
cara-cara bertahan hidup di dunia entertainment yang keras, hingga suatu saat
ketika mereka sudah mencapai titik matang, mereka siap untuk berkarya sendiri
dengan tanpa embel-embel AKB48 atau sister grup lainnya.