Tuesday, February 5, 2013

11:25 AM -

I Admit, I'm fans of AKB48. Why?


Menurut saya, lagu-lagu dari AKB48 ini berbeda dengan lagu-lagu yang selama ini sudah sering saya dengar. Perbedaannya adalah lagu-lagu AKB di kemas dengan nuansa yang renyah tapi meaningful. Meaningful dalam artian lagu-lagu AKB membawa sebuah pesan moral di setiap lagu-lagunya. Entah berbentuk penyemangat hidup, persahabatan maupun refleksi diri. Itulah yang membuat saya sekarang menjadi tergila-gila dengan Japan Top Idol Group ini. ^^

Kadang kala lagu dari AKB48 sungguh bisa sangat touching sekali. Ini terbukti di salah satu lagu yang berjudul “Omoide no Hotondo” yang dalam artinya kurang lebih “I will never let you go” atau pun di lagu “Yume no Kawa” artinya “The River of Dreams”. Ada lagi lagu-lagu yang dapat membuat pendengarnya menitikkan air mata adalah “Sakura no Hanabiratachi” artinya “When The Cherry Blossom Petals” atau dalam indonesianya “Ketika Bunga Sakura Mekar”. Lagu-lagu yang saya sebut di atas adalah beberapa lagu dari puluhan lagu AKB yang sangat touching bahkan mendengarnya pun dapat membuat seseorang menitikkan air mata.

Di sisi lain, lagu-lagu tersebut juga di bawakan dengan atmosfir yang sungguh kental akan makna lagu tersebut di setiap performa nya. Sehingga tidak salah, bila di setiap konser AKB, tak heran fans pun dapat ikut hanyut dalam nuansa lagu tersebut. Bahkan tak jarang, para member AKB sendiri ikut larut dalam tangis ketika menyanyikan lagu-lagu mereka. Di titik inilah, saya baru menjumpai sebuah penyanyi yang dapat menyanyikan lagunya dengan sangat indah dan touching.

Disinilah, saya juga merasa mulai nge-fans pada grup idola ini. Tak heran bila jumlah fans dari AKB48 ini, jika di kalkulasikan, mencapai setengah persen dari populasi masyarakat Jepang dan menempati 3,5% populasi penduduk bumi. Fantastis!

Saturday, February 2, 2013

10:29 AM -

AKB48 Undercover (Part 2)


Member juga harus menjalani serangkaian jadwal yang super padat, mulai membintangi iklan, merilis single pribadi, menghadiri mini show di theater hingga membintangi berbagai acara TV yang berbau AKB belum lagi mereka juga harus berlaitih gerakan dan suara baik untuk album atau pun untuk Mega Konser yang rutin di gelar tiap tahunnya. Jelas, kehidupan yang demikian ini sangat memeras tenaga, waktu dan otak. Tak jarang member yang jatuh sakit akibat terlalu memaksakan diri. Kondisi ini juga di perparah dengan beberapa skandal yang melibatkan member AKB sendiri dan peraturan di 48 grup yang di ciptakan oleh Aki-P diantaranya adalah member dilarang keras melibatkan diri/ terlibat dalam sebuah skandal/ kasus yang akan mencoreng citra dan nama AKB48 dan seluruh sister grup nya. Hal ini justru memicu permasalahan baru, di mana member-member merasa ingin meluapkan perasaannya dengan terlibat pada sebuah konflik/ skandal. Sebenarnya, aturan Aki-P ini sangatlah tepat jika di kaitkan dengan sikap Aki-P yang ingin AKB dan grup lainnya menjadi grup yang benar-benar bersih dari berita negative apalagi dunia entertainment sungguh sangatlah keras dengan adanya sikap saling menjatuhkan satu dan yang lain untuk berada di puncak popularitas. Apalagi jika di tilik dari segi popularitas, AKB adalah mimpi buruk bagi para pesaingnya karena AKB telah kukuh dan rutin merajai tangga income/ pemasukan dari penjualan album dan dana selama bertahun-tahun sejak berdiri.

Dari ketatnya peraturan yang berlaku di AKB48, tidak heran banyak sekali member yang memutuskan untuk Graduate/ lulus (keluar dari AKB48/ sister grup lainnya). Mulai dari akibat ulahnya yang terlibat skandal, ingin melanjutkan sekolah (beberapa member yang telah masuk AKB/ sister grup lainnya di paksa untuk meninggalkan sekolah guna mengikuti jadwal AKB48 walau pun semua itu tergantung dari popularitas member tersebut. Semakin popular member semakin sedikit waktu untuk hidup, semakin tidak popular member, semakin banyak waktu untuk hidup dan semakin jauh dari lirikan menjadi bintang iklan dsb), ingin melebarkan karir menjadi aktris/ penyayi solo professional. Dengan banyaknya member yang graduate atau yang akan graduate membuat AKB48 di paksa harus melakukan regenerisasi agar terus menjadi raksasa entertainment. Namun, bagi saya pribadi, AKB dan sister grupnya tidak lain adalah sebuah akademi pelatihan menjadi idol atau bintang di dunia entertainment. Disana mereka di latih cara-cara bertahan hidup di dunia entertainment yang keras, hingga suatu saat ketika mereka sudah mencapai titik matang, mereka siap untuk berkarya sendiri dengan tanpa embel-embel AKB48 atau sister grup lainnya.

10:28 AM -

AKB48 Undercover (Part 1)


Di balik kesuksesan pasti ada jalan berliku yang di tempuh. Sama halnya dengan AKB48. Mereka tumbuh dengan membuka audisi untuk seluruh gadis di Jepang. Dari ratusan ribu pendaftar, hanya sekitar 40-an orang yang lolos dan di bagi menjadi tim-tim kecil yang berinisialkan nama grup tersebut, contoh AKB48 mempunyai 4 tim, yaitu: Tim A, Tim K, Tim B dan tambahan Tim 4.

10:27 AM - ,

Sekilas tentang AKB48


Akhir-akhir ini saya sedang diserang virus maniac kepada salah satu grup music di jepang. Akb48, pasti sudah tidak asing lagi di telinga menikmat music jejepangan. Awal mulanya, saya tidak sengaja menonton iklan pocari sweat yang di bintangi oleh personil JKT48. Saya tidak begitu focus pada pemeran iklan tersebut melainkan justru pada back song/ soundtrack iklan tersebut. Lagu berjudul “Gomen ne, SUMMER”